Selasa, 01 Januari 2013

PENTINGNYA KOMUNIKASI DALAM
HUBUNGAN CINTA
paper
Disusun Oleh :
 Mar’atul Hanifah
( 14030111130040 )
PROGRAM STUDI S-I ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK (FISIP)
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG 2011
Pentingnya Komunikasi dalam Hubungan Cinta
A.     Pengertian Komunikasi, Hubungan dan Cinta
1.      Komunikasi
Suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain, dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala dan mengangkat bahu, yang cara tersebut biasa disebut komunikasi nonverbal.
2.      Hubungan / relationship
Interaksi antara dua orang atau lebih yang memudahkan proses pengenalan satu sama lain. Hubungan terjadi dalam setiap proses kehidupan manusia, dapat dibedakan menjadi hubungan dengan teman sebaya, orangtua, keluarga dan lingkungan sosial. Secara garis besar, hubungan terbagi menjadi hubungan positif dan negatif. Hubungan positif terjadi apabila kedua pihak yang berinteraksi merasa saling diuntungkan satu sama lain dan ditandai dengan adanya timbal balik yang serasi. Sedangkan, hubungan yang negatif terjadi apabila suatu pihak merasa sangat diuntungkan dan pihak yang lain merasa dirugikan. Dalam hal ini, tidak ada keselarasan timbal balik antara pihak yang berinteraksi. Lebih lanjut, hubungan dapat menentukan tingkat kedekatan dan kenyamanan antara pihak yang berinteraksi. Semakin dekat pihak-pihak tersebut, hubungan tersebut akan dibawa kepada tingkatan yang lebih tinggi.
3.      Cinta
Sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi, cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi atau kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
B.     Arti Penting Komunikasi dalam Sebuah Hubungan
Kita bukanlah makhluk yang bisa membaca pikiran orang lain, jadi segala sesuatunya perlu dibicarakan, baik itu hal yang baik maupun buruk. Terlalu banyak merahasiakan sesuatu atau malah menyembunyikan kesalahan sama saja seperti menanam bom waktu yang sewaktu-waktu bisa meledak. Tanda yang cukup jelas jika hubungan sudah akan berakhir adalah apabila pasanganmu sudah mulai jarang berbicara denganmu.
C.     Komunikasi dengan Pasangan
Persatuan dua insan dalam suatu wadah yang disebut keluarga diibaratkan sebagai sebuah perahu layar di tengah lautan. Ombak dan badai atau konflik akibat faktor internal maupun eksternal adalah hal biasa. Agar tidak terombang-ambing tak menentu dan akhirnya karam karena badai tersebut, perahu layar harus mempunyai arah yang jelas.
Karena itu dibutuhkan komunikasi kedua belah pihak untuk berusaha dan bekerja sama menentukan arah agar sampai di pelabuhan tujuan, yakni keluarga yang harmonis. Kemampuan berkomunikasi secara efektif adalah suatu keterampilan, bukan bawaan sejak lahir. Jadi, bisa diasah melalui praktek langsung dengan pasangan.
D.     Tips Berkomunikasi dengan Pasangan
Apapun hubungannya, komunikasi memegang peranan penting bagi kelanggengan hubungan tersebut. Entah berada dalam ikatan kencan baru, tunangan ataukah menikah selama bertahun-tahun, salah satu elemen dasar yang membuat kekokohan hubungan adalah komunikasi. Berikut ini adalah beberapa tips dalam berkomunikasi dengan pasangan :
1.      Tidak mengkritik satu sama lain
Pasangan yang mengkritik, melecehkan dan mempermalukan satu sama lain dapat mengikis kelangsungan hubungan yang mereka bina. Kritik akan merusak pondasi hubungan yang telah dibina dengan baik. Jika salah satu merasa sakit hati, maka kebencian pun tak terhindarkan. Ini adalah pertanda buruk bagi masa depan hubungan.
2.      Tidak bersikap defensif satu sama lain
Sikap membela diri akan memperburuk kondisi hubungan. Lebih banyak mendengar justru dapat dengan aktif mengurangi gangguan tersebut.
3.      Jika memiliki salah paham cobalah untuk mencari jalan tengahnya 
Ketika masalah melanda jangan membenamkan masalah tersebut atau bahkan lari darinya. Cara seperti ini hanya akan membuat hubungan memburuk karena lawan bicara merasa ditinggalkan. Jadi ketimbang lari dari masalah, lebih baik duduk berdua dengan tenang dan mencari jalan tengah dari permasalahan tersebut yang terbaik untuk berdua.
4.      Pahami emosional satu sama lain
Kemarahan kerap mendatangkan rasa sakit dan kekecewaan. Hal ini mungkin terlihat sepele di dengar. Meski demikian, seseorang tak boleh mengacuhkan hal tersebut. Menjaga perasaan masing-masing ketika beradu pendapat sangat penting karena di sinilah pasangan merasa dihargai. Untuk mengatasinya, ambil nafas dalam-dalam untuk menurunkan serangan stres dan amarah. Setelah itu, tanyakan satu sama lain secara perlahan tentang masalah yang menyebabkan silang pendapat. Jika aman untuk dilakukan, dapat dengan memeluk pasangan selama 20 detik penuh agar produksi oksitosin terjaga pasokannya. Dengan demikian, amarah pun dapat diredam.
5.      Menyelesaikan perselisihan secara baik-baik
            Setiap orang sering berpikir bahwa kita memiliki jalan terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah, tapi itu hanyalah persepsi kita sendiri. Jika selalu menganggap cara yang telah digunakan adalah yang paling benar, maka hal ini akan sering membuat suatu pasangan berada dalam konflik. Dengarkan pendapat orang lain dan selesaikan secara baik-baik.
6.      Hormati diri sendiri dan pasangan
Manusia tidak bisa mencintai orang lain tanpa menghormatinya. Pertama yang harus dihargai adalah diri sendiri, baru kemudian pasangan.
7.      Berkomitmen dengan hubungan
Komitmen adalah ujian sesungguhnya dari sebuah hubungan. Jika menginginkan hubungan yang baik, quitting will never be your option.
8.      Percaya terhadap pasangan
Kepercayaan adalah hal yang penting dalam sebuah hubungan. Tanpa itu, orang akan sering merasa curiga, gelisah dan takut terhadap hubungan dan pasangannya. Tapi pastikan juga pasangannya dapat menjaga kepercayaan dengan baik. Kalau ia mengkhianati, maka ia tidak pantas mendapatkan cinta.
9.      Berikan ruang untuk pasangan
Berikan kesempatan bagi dia untuk bertumbuh, melakukan hobinya dan bergaul dengan teman-temannya. Jangan bersikap posesif dengan menginginkan dirinya selalu terus bersamamu. Memiliki cintanya tidak sama dengan memiliki dirinya.


Daftar Pustaka
Subiyanto, Paulus. Panduan Praktis Komunikasi Suami-Istri, Gramedia Pustaka Utama

cinta itu komunikasi

Cinta itu komunikasi (eben ezer simbolon)

Kenali “Bahasa Cinta” Pasanganmu untuk Hindari Putus Cint

Kenali “Bahasa Cinta” Pasanganmu untuk Hindari Putus Cinta

13 September 2012 1,374 views No Comment
Sumber: lovequotesandmore.net
Sumber: lovequotesandmore.net
Oleh: Ramadion S.Psi
Dalam hubungan cinta, ada sebuah masa yang secara tak resmi disebut sebagai “masa bulan madu”, yaitu masa di mana pasangan terlihat sangat sempurna dan kita merasa sangat bahagia hanya dengan keberadaannya di samping kita. Tapi, berdasarkan penelitian Dr. Dorothy Tennov, “masa bulan madu” ini hanya berlangsung paling lama dua tahun saja. Setelah itu, perasaan cinta yang menggebu-gebu tadi mulai mengalami penurunan. Kita mulai melihat kekurangan di diri pasangan, misalnya jerawat di wajahnya yang dulu tidak kita gubris. Atau, perilaku pasangan yang tadinya biasa saja mulai terasa mengganggu. Contohnya, gaya cuek yang dulu terlihat cool mulai terasa sebagai bentuk ketidakpedulian, hobi ber-olahraga pasangan yang tadinya merupakan aspek positifnya mulai dipersepsi sebagai upaya melarikan diri dari diri kita, dan lain-lain.
Beberapa dari kita pun mencoba mengejar kembali perasaan cinta yang dulu dengan melakukan hal yang menurut kita akan menyenangkan pasangan, seperti, membelikan hadiah, memasakkan makanan yang enak atau memberikan pelukan dan sentuhan fisik lainnya. Tapi ternyata itikad baik kita tersebut tidak mendapatkan respons seperti yang diharapkan. Beberapa pasangan pun memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka.
Sumber: http://bit.ly/PedFh4
Sumber: http://bit.ly/PedFh4
Konsultan yang mempelajari hubungan cinta, Gary Chapman (1996), melihat bahwa kesalahan terletak pada definisi pasangan tentang cinta dan komunikasi cinta yang dilakukan pasangan. Chapman (1996) mengatakan bahwa apa yang kita rasakan pada “masa bulan madu” harusnya tidak dianggap sebagai cinta. Perasaan yang membuncah tersebut sebenarnya hanyalah reaksi fisik kita saja terhadap pasangan. Ini adalah perasaan saat tubuh kita menemukan tubuh lain yang cocok untuk membuat keturunan. Menurut Chapman, cinta justru adalah perasaan yang berhasil kita tumbuhkan pada masa setelah “masa bulan madu”. Yaitu pada masa kita sudah bisa menerima kekurangan dari pasangan dan berkomunikasi dengan baik dengan pasangan.
Berdasarkan pengalaman Chapman selama 20 tahun, komunikasi antar pasangan dapat dilakukan dalam 5 cara. Chapman menyebutnya sebagai “Lima Bahasa Cinta”, dan manusia yang merasa komunikasinya dengan pasangan belum baik artinya dia belum menemukan “bahasa” cinta yang digunakan oleh pasangan.
“Bahasa” cinta ini didapatkan oleh tiap manusia seperti ia mendapatkan bahasa yang ia gunakan sehari-hari. Manusia mempelajari “bahasa cinta”-nya dari melihat kondisi di sekitar dan dari mengikuti dorongan yang ia dapatkan dari dalam. Seseorang yang melihat ayahnya sering memberikan hadiah kepada ibunya akan menggunakan cara yang sama untuk mencoba menyenangkan pasangannya (padahal mungkin pasangannya tidak mementingkan hadiah fisik). Orang yang senang dipeluk akan memeluk pasangannya untuk mencoba membahagiakannya (padahal mungkin pasangannya membutuhkan sebuah diskusi untuk menyelesaikan masalahnya). Cara terbaik agar kita mendapatkan timbal-balik yang baik dari komunikasi kita dengan pasangan adalah dengan mencari tahu “bahasa cinta” pasangan dan memberitahu pasangan tentang “bahasa cinta” kita sendiri.
Berikut adalah lima “bahasa cinta” yang ditemukan oleh Chapman:
Sumber: http://bit.ly/Q5NLLq
Sumber: http://bit.ly/Q5NLLq
1. Kata-kata pendukung dan pujian: ada beberapa orang yang mengharapkan pujian dari orang yang mereka cintai. Ia senang jika usahanya mendapatkan feedback positif dari keluarga dan pasangannya. Ia tumbuh di lingkungan yang memberi pengakuan dari tiap prestasinya, dan orang-orang ini akan mengharapkan pasangannya untuk memberikan hal yang sama untuk dirinya. Untuk orang-orang yang memiliki “bahasa” ini, pujian atas rambut yang baru dipotong akan lebih berharga daripada hadiah seperti coklat dan perhiasan.
Orang yang memiliki “bahasa” ini juga biasanya lebih sensitif dengan penggunaan nada bicara. Ia akan lebih merasa sedih jika pasangan menggunakan nada bicara yang keras. Mereka juga akan lebih bersedia untuk bekerja sama (misalnya, untuk mencuci baju atau pekerjaan rumah tangga lainnya) jika kita memintanya dalam bentuk bahwa kita membutuhkan kemampuannya. Daripada mengatakan, “betulkan kamar mandi sebelum rumah ini banjir”, lebih baik kita mengatakan, “menurutmu apakah kamu sempat membenarkannya hari sabtu ini?”
2. Quality time: kita sudah sering mendengar cerita mengenai orang-orang yang merasa tidak bahagia, padahal pasangannya sukses dalam karirnya dan ia memiliki semua fasilitas yang dibutuhkan. Hal ini terjadi karena orang tersebut lebih mengharapkan untuk bisa menghabiskan waktu yang berkesan dengan pasangannya daripada semua fasilitas yang dimiliki. Orang-orang dengan “bahasa” ini akan sangat senang jika dapat bepergian bersama dengan pasangannya atau hanya tinggal saja di rumah untuk mengobrol dengan pasangannya.
Jika berbicara dengan orang-orang dengan “bahasa” ini, ia akan sangat menghargai jika kita menjaga eye-contact, tidak menyela pembicaraan mereka dan tidak melakukan hal lain seperti mengecek handphone kita. Mereka juga akan senang jika kita mencoba ikut menyukai hobi yang mereka miliki dan melakukannya bersama.
Sumber: www.sheknows.com
Sumber: www.sheknows.com
3. Hadiah: Orang yang memiliki “bahasa” ini akan merasa susah jika ia berpasangan dengan pasangan yang terlalu hitung-hitungan. Jika kamu memiliki pasangan yang memiliki “bahasa” ini, Gary Chapman tidak menyuruhmu untuk berubah menjadi orang yang boros. Tapi, ada baiknya agar kamu secara khusus membuat anggaran khusus untuk membelikannya hadiah.
4. Pelayanan: Walau bukan berarti harus dilayani terus menerus, ada orang yang merasa senang jika pasangannya melakukan hal spesial untuk dirinya. Jika kamu memiliki pasangan yang senang jika mendapatkan perlakuan khusus darimu, mungkin adalah ide baik untuk sesekali membuatkannya sarapan khusus. Untuk mereka yang sudah menikah, kamu bisa sesekali membereskan rumah sebelum pasangan pulang. Bukan kondisi rumahnya yang diinginkan pasangan, tapi bentuk usahamu untuk menyenangkannya yang ia cari.
5. Sentuhan fisik: Kulit kita dipenuhi dengan reseptor syaraf, dan beberapa orang sangat senang jika pasangannya menyentuh kulit mereka dengan perasaan sayang. Karena itu, banyak orang yang senang dipeluk dan dibelai. Seperti orang dengan “bahasa” lainnya, dia akan lebih senang untuk duduk berdua saja sambil bersentuhan fisik daripada jika kamu repot-repot membuat makanan yang memerlukan waktu masak yang lama.
Bagaimanakah cara untuk mengetahui “bahasa cinta” yang dimiliki pasangan? Menurut Chapman, ada dua cara. Pertama, adalah dengan menanyakan pada pasangan, “apa saja hal yang aku lakukan yang membuat kamu sangat senang?”  Kamu juga bisa bertanya, “saat kita bertengkar, apa yang aku lakukan yang membuat kamu sangat terluka?” Jika jawabannya adalah kata-kata yang kasar, maka mungkin bahasa cinta pasanganmu adalah Kata-kata Pendukung. Jika jawabannya adalah kamu yang mendiamkan dirinya, mungkin bahasa cinta pasanganmu adalah Quality Time.
Sumber: www.onlineedublog.com
Sumber: www.onlineedublog.com
Cara kedua adalah memperhatikan hal yang paling sering diminta oleh pasangan. Jika ia sering meminta dibelikan sesuatu, maka mungkin bahasa cintanya adalah Hadiah. Jika ia sering memintamu membereskan baju yang kamu taruh sembarangan, mungkin bahasa cintanya adalah Pelayanan. Oh ya, ada kemungkinan satu orang memiliki lebih dari satu bahasa cinta yang dominan. Setelah mengetahui bahasa cinta pasanganmu (dan mengajak pasangan mengetahui bahasa cintamu), mulailah saling memberikan apa yang dibutuhkan pasanganmu.
Bagaimana menurutmu? Apakah bahasa cintamu dan pasangan? Apakah kamu memiliki bahasa cinta yang lain? Share jawabanmu di bagian comment, ya. Selamat berkomunikasi dengan pasangan!
Sumber:
Chapman, Gary. (1997). Lima Bahasa Kasih. Jakarta: Professional Books.

Kekuatan Cinta Membangun Komunikasi

''Kekuatan Cinta Membangun Komunikasi
dalam Keceriaan dan Sikap Optimistik''

Kidung Agung 2:8-13
  Para pakar kitab Kidung Agung memiliki perbedaan dalam menafsirkan Kidung Agung. Ada yang menyatakan Kidung Agung adalah puisi, ada yang menyatakan nyanyian, bahkan juga sebuah drama. Apapun penafsiran para pakar tentang bentuk Kidung Agung, melalui isinya, kita mengenal Kidung Agung sebagai ungkapan/pujian antara mempelai laki-laki dan perempuan secara timbal balik. Meskipun kitab Kidung Agung tidak menyebut nama Allah, para rabi Yahudi menegaskan bahwa kitab ini melambangkan cinta Tuhan kepada Israel (bandingkan Hosea 1-3 dan Yeremia 2:20 – 3:5 – yang menggambarkan hubungan antara Tuhan dan Israel bagaikan hubungan suami-isteri).
  Perikop yang kita baca malam ini mengungkapkan kekuatan cinta yang tidak hanya berhenti pada relasi suami-isteri dalam relasi seksualitas saja. Namun juga sekaligus membangun komunikasi yang terjalin dalam keceriaan dan dalam sikap optimistik dalam menghadapi kehidupan. Hal tersebut digambarkan melalui ungkapan “serupa kijang yang melompat-lompat di atas gunung-gunung, meloncat-loncat di atas bukit-bukit” dan ajakan untuk mengisi hari-hari kebahagiaan sebagai suami-isteri dengan ungkapan “Bangunlah manisku, jelitaku, marilah!” dalam musim semi dan panen, setelah melewati musim dingin dan hujan yang sudah berlalu. Pohon ara yang berbuah dan
sumber gambar : iusedtohevehair.com       pohon anggur yang berbunga menggambarkan kesejahteraan hidup mereka sebagai suatu keluarga.
Sebagai keluarga-keluarga Gereja Kristen Pasundan, kita semua dipanggil untuk melanjutkan kehidupan keluarga yang penuh dengan keceriaan dan sikap optimistik dalam menyambut berkat-berkat Tuhan.
Kekuatan cinta kasih Tuhan Yesus kepada kita hendaknya mendorong kita untuk mengembangkan relasi dan komunikasi antara anggota keluarga secara baik, menyegarkan dan ceria. Bagi keluarga yang telah menjalani bertahun-tahun kehidupan pernikahannya, secara khusus diingatkan untuk mengembangkan bentuk komunikasi cinta kasih yang kreatif seperti pada masa pernikahan di tahun pertama, bahkan lebih dari itu. Di tengah banyaknya tawaran dari luar yang dapat membuat komunikasi antara anggota keluarga, marilah kita membuat “pohon-pohon di kebun kita sendiri” menjadi “pohon-pohon” yang menarik, karena berbuah manis dan “wanginya” bunga yang menarik keluarga kita untuk merasa betah di rumah kita, dan menikmati kebersamaan indahnya cinta di tengah keluarga.
Komunikasi antara Tuhan dan jemaat-Nya dalam kasih Tuhan Yesus Kristus juga merupakan komunikasi yang membangun keceriaan dan sikap optimistik jemaat dalam pengharapan. Pengharapan seringkali dihubungkan dengan penderitaan dan kesusahan, padahal pengharapan justru membangun kehidupan jemaat menjadi ceria dan bersikap optimistic. (EG)

Pertanyaan:
  1. Masalah keluarga apakah yang dapat mengganggu keceriaan dan sikap optimistik suami-isteri, orangtua – anak dalam membangun komunikasi di tengah keluarga? Apa yang harus kita lakukan agar kita terhindar dari masalah itu? Dan jika kita saat ini sedang mengalaminya?
  2. “Pohon, bunga dan buah yang manis dan menarik” apakah menurut saudara-saudara, yang perlu dibangun dalam kehidupan jemaat saudara sekarang ini, sehingga membangun komunikasi ceria dan optimistik dalam jemaat?

I Need You

“Waiting” Means “I Need You”
Ibrani 11:1-3; Roma 8:24-25
 
Sesungguhnya hidup manusia adalah soal menanti. Manusia hidup dalam waktu menanti. Kita menanti waktu akhir dan kita menanti akan berubah atau menjadi apa/siapa? Bukankah memang benar bahwa hidup manusia adalah menanti? Setiap hari kita menanti angkot. Menanti giliran mengisi bensin. Menanti lamaran pekerjaan dibalas. Menanti telepon dan SMS dibalas. Menanti kabar sang kekasih. Menanti kehadiran/kelahiran anak. Menanti air mendidik untuk bikin kopi. Dengan kata lain, setiap hari kita selalu menanti dan menanti.
Meskipun hidup manusia adalah rentetan penantian, siapa sih yang suka menanti? Tidak ada seorangpun yang mau menanti. Menanti atau menunggu itu sangat tidak efisien – itu namanya membuang-buang waktu (waste of time) dan secara psikologis hal itu sangat mengganggu dan membuat kita tidak nyaman. Tetapi sadarkah kita, mengapa kita menunggu atau menanti? Ya, karena kita butuh. Kita mau-tidak mau harus menanti atau menunggu karena kita memang butuh. Kita menantikan air mendidih karena memang butuh air panas untuk bikin kopi. Kita menantikan waktu kehamilan sampai 9 bulan karena kita memang butuh anak itu lahir. Kita menantikan surat lamaran kerja kita dibalas karena kita memang butuh pekerjaan. Hidup kita tidak akan pernah utuh hanya dengan mengupayakan dari diri sendiri. Karena itu kita mesti menanti dan menunggu pertolongan pihak lain. Hal ini sederhana, tetapi sangat penting. Sampai-sampai, seorang teolog Asia bernama Kosuke Koyama mengatakan bahwa waiting means needing.
Menati atau menunggu berarti kita butuh. Kalau kita tidak butuh, mana mungkin kita mau menunggu? Jadi, ini perenungan yang sangat indah. Menunggu adalah pengalaman yang indah. Ibaratnya, sepasang kekasih yang saling menunggu. Tiap waktu adalah pengalaman yang sangat ecxiting dan pengalaman yang penuh pengharapan. Ketika kita mengatakan “aku butuh kamu” maka ini juga berarti “aku menanti kamu”. Artinya dasar iman Kristen berasal dari dua kombinasi kalimat tersebut. Karena menanti memang adalah nama lain dari iman. Dengan demikian, ketika kita beriman, kita menyadari bahwa kita sedang menantikan Tuhan.
Firman Tuhan saat ini menjelaskan bahwa iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibr 11:1). Untuk segala sesuatu yang tidak kita lihat, kitapun diminta menunggu agar Tuhan sendiri yang membuktikan kelak agar semuanya dapat terlihat. Kata harap di sana juga berarti menanti atau menunggu. Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya? Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun (Rm 8:24-25). Karena kita memang berharap untuk apa yang tidak kita lihat, sehingga kita menantikannya dengan tekun. Sebab kalau kita sudah melihat sesuatu, itu bukan lagi pengharapan – seperti kata Rasul Paulus. Semakin kuatlah keyakinan kita bahwa beriman itu sama dengan menunggu atau menanti.
Jadi, jangan pernah menjadikan setiap peristiwa yang berada dalam rentang waktu hidup kita sebagai sebuah peristiwa terakhir, perhentian, atau selesai. Hari akan berganti hari, tahun pun akan berganti tahun. Jadi tidak ada waktu yang selesai dan berhenti.
Mari kita menyadari bahwa setiap waktu kita adalah saat dimana kita terus menanti-nantikan tuntunan tangan kasih Tuhan. Kita menyadari bahwa setiap waktu, kita senantiasa membutuhkan Tuhan. Karena itu mengaku menjadi orang beriman tidak akan pernah selesai, berakhir, atau berhenti.
Mari kita semua terus memupuk dan menumbuhkan iman dengan setia sampai pada akhir waktu di dunia ini. Karena memang, iman tidak pernah amin (selesai). Manusia hidup bersama dengan waktu untuk memberi kesempatan kepada kita merespon panggilan Tuhan di sepanjang waktu hidup kita.
Tuhan menolong dan memberkati kita menyongsong tahun baru, tahun 2013. Amin. (LBLD)
 

Rabu, 26 Desember 2012

Meningkatkan Kharisma Diri

Meningkatkan Kharisma Diri

Meningkatkan Kharisma Diri
Apakah itu kharisma? Apakah seseorang harus terlahir dengannya, atau kita bisa belajar mendapatkannya? Darimana kita tahu apakah kita memiliki kharisma? Apa saja yang bisa membuat seseorang terlihat berkharisma? Hari ini Anda akan mendapatkan jawaban memuaskan dari pertanyaan di atas, sekaligus personal inner game secrets saya untuk meningkatkan kharisma Anda untuk keperluan sosial, bisnis, dan percintaan!
Ahli sosiologi berkebangsaan Jerman, Max Weber, adalah orang pertama yang secara serius mempelajari tentang karisma. Beliau menyatakan kharisma adalah, “… a certain quality of an individual personality, by virtue of which one is ‘set apart’ from ordinary people and treated as endowed with supernatural, superhuman, or at least specifically exceptional powers or qualities,” dan menurut Pierre BourMannas, sosiolog Perancis, hal tersebut hanya berada di alam persepsi orang yang melihatnya. Dengan kata lain, Anda tidak bisa merasakan sendiri bahwa Anda berkharisma atau tidak; itu hanya bisa dideteksi dan dirasakan oleh orang lain.
Kata kharisma berakar dari bahasa Yunani, ‘charis’, yang berarti karunia atau bakat; menurut mitologinya, para dewa mengaruniakan kekuatan spesial pada orang-orang tertentu sehingga mereka bisa tampil lebih menawan. Sementara dalam studi psikologi sosial modern, kharisma adalah pengaruh yang dimiliki seseorang terhadap orang lainnya atau kelompok. Jadi jika Anda ingin meningkatkan kharisma, berarti Anda perlu memahami beberapa atribut ‘kekuatan spesial’ terkandung di dalam kharisma yang memungkinkan Anda mempengaruhi orang lain.
Berikut adalah beberapa rahasia pribadi saya:
  • Banjir Kepercayaan Diri. Seseorang yang karismatik biasanya memiliki tingkat narsisme sangat tinggi yang dapat menarik perhatian seluruh orang. Ia seolah-olah menyerap energi orang dan ruangan, lalu memancarkannya kembali berlipat kali ganda kepada siapa saja yang memperhatikannya. Perhatikan bahwa ini bukan kepercayaan diri dalam pikiran saja, melainkan kepercayaan diri secara fisik yang meluap keluar dari setiap gerak tubuh Anda. Howard Friedman, seorang profesor psikologi di University of California-Riverside yang meneliti komunikasi non-verbal menulis, “When charismatic people enter a room, they draw attention and may enliven the whole gathering. Charismatic people a basic self-confidence and then project this to others. Others have a sense of what they are feeling, mostly via nonverbal communication.
    Kepercayaan diri seperti ini, sekalipun bersifat inner game, wajib diproyeksikan lewat aksi non-verbal Anda. Berdirilah dengan postur tubuh tegap, dada dan tangan terbuka lebar, wajah berseri, dan senyuman yang siap untuk menyapa siapa saja. Ketika ada yang menghampiri Anda, jadilah pihak yang pertama untuk menginisiasi sentuhan fisik, baik dalam bentuk jabatan tangan, tepukan ringan di bahu, atau rangkulan hangat di pundak mereka.
    Jangan lupa juga untuk mendengarkan sepenuh hati setiap kalimat yang orang sampaikan pada Anda; ketika Anda benar-benar mendengarkan, Anda secara otomatis memproyeksikan sebuah cahaya yang sulit sekali dijabarkan dengan kata-kata. Seluruh perilaku memungkinkan Anda ‘menghipnotis‘ siapa saja jauh sebelum Anda membuka mulut dan mengeluarkan suara.
     
  • Visioner. Setiap orang karismatik yang saya kenal secara pribadi memiliki kebiasaan melihat hal-hal yang kasat mata, tersembunyi, atau bahkan terlalu jauh di belakang dan di depan. Kebiasaan itu muncul dari kesadaran akan tujuan dan panggilan hidupnya. Seseorang yang bisa melihat dirinya memiliki misi spesial dalam dunia ini pasti yakin dirinya diperlengkapi dengan kekuatan spesial juga, persis seperti kisah mitologi Yunani di atas. Keyakinan pribadi inilah yang menular pada orang-orang di sekitarnya sehingga mereka merasa tergelitik, tersedot, dan tertawan secara magis. Ini sebabnya dalam kelas pelatihan lanjutan Hitman System, saya melatih setiap peserta untuk menggali sistem passion-vision-mision mereka. Paul Gingrich, seorang profesor Sosiologi di University of Regina, menulis, “Charisma is a quality of an individual personality that is considered extraordinary, and followers may consider this quality to be endowed with supernatural, superhuman, or exceptional powers or qualities. Whether such powers actually exist or not is irrelevant – the fact that followers believe that such powers exist is what is important.
    Jadi luangkan waktu sejenak sekarang untuk menelisik esensi hidup Anda. Gali apa saja yang menjadi alasan dan tujuan Anda diciptakan di dunia ini, serta bagaimana secara spesifik pribadi Anda sangat diperlukan oleh orang lain di sekeliling Anda. Selidiki apa yang akan membuat dunia ini tidak lengkap jika tidak ada Anda.
    Setelah Anda menemukan hal-hal tersebut di dalam diri Anda sendiri, lakukan lagi pada setiap pribadi orang yang hadir dalam hidup Anda, lalu pimpin mereka dengan menyampaikan apa yang Anda lihat tersebut. Ketika Anda terbiasa peduli pada diri Anda, Anda juga mudah peduli pada orang lain. Anda akan dianggap sangat berharga karena kebanyakan orang malas dan membutuhkan orang lain untuk mempedulikan diri mereka sendiri.
     
  • Menguasai Kontradiksi. Sekalipun ini bukan rahasia terakhir saya seputar karisma, ini adalah salah satu karakter yang paling sering orang komentari. Anda yang sudah sering membaca Hitman System (misalnya kutipan, “Cara terbaik untuk mendapatkan wanita adalah dengan tidak berusaha mendapatkannya!”), Romantic Renaissance, dan Unlocked pasti sering menemukan sensasi ajaib ini. Entri kemarin mencelikkan mata Anda tentang bagaimana menjadi bajingan yang tidak bajingan. Apalagi para alumnus kelas FAST HYPNOSIS yang pasti ingat mengapa saya adalah seorang hipnoterapis yang membenci hipnoterapi, dan bagaimana pelatihan satu hari itu melatih Anda cara menghipnotis yang tidak-menghipnotis namun sangat ampuh! :D Joseph Roach, profesor kajian teater di Yale, menjelaskan fenomena di atas dengan baik sekali dalam bukunya, It, sebuah buku yang memaparkan studi tentang karisma para tokoh terkenal, selebriti, dan dunia performing arts. Joseph menyatakan, “What people are responding to in charismatic people is the power of apparently effortless embodiment of contradictory qualities simultaneously: strength and vulnerability, innocence and experience, and singularity and typicality among them. Among the people who have best embodied these contradictory qualities at the same time are King Charles II, Johnny Depp, Michael Jackson, and Princess Diana.
    Penjelasan yang sama juga disampaikan oleh Charles de Gaulle, “There can be no power without mystery. There must always be a ‘something’ which others cannot altogether fathom, which puzzles them, stirs them, and rivets their attention. It is a mixture of the crowning virtue of the strong, the refuge of the weak, the modesty of the proud, the pride of the humble, the prudence of the wise, and the sense of fools.
    Jika Anda memiliki gaya atau pemikiran yang rasanya paradoks di dalam diri Anda sendiri, jangan pernah sembunyikan! Dorong diri Anda mengakui kekurangan dan kelebihan Anda, serta mengekspresikannya dengan bangga. Baca sebanyak mungkin buku-buku yang bahkan bertentangan dengan minat dan religi Anda sendiri. Temukan mengapa kekuatan Anda adalah kelemahan Anda dan sebaliknya. Biasakan menjawab dengan pertanyaan dan mengajukan pertanyaan dengan jawaban karena semakin Anda sulit dicerna, semakin orang rajin mencerna dan menyukai Anda. Serta jangan lupa untuk bersenang-senang menguasai kontradiksi yang sulit dikuasai ini.
     
Beberapa waktu yang lalu saya membaca buku Why Presidents Succeed yang ditulis oleh Dean Keith Simonton, profesor psikologi di University of California demikian, “I do think that charismatic techniques can be taught to a certain extent. If you tell people what they need to do to feel more confident, some may improve. Situations can also bring out a person’s hidden charisma.” Selaras dengan itu, Richard Wiseman -seorang profesor Public Understanding of Psychology- menyatakan kharisma merupakan 50% kemampuan alamiah dan 50% hasil latihan perilaku tertentu.
Itu artinya seseorang yang terlahir dengan kharisma alamiah pun masih perlu melakukan sejumlah tehnik karismatik jika ingin memaksimalkan pengaruhnya. Saya yakin ini adalah kabar baik untuk Anda yang merasa kekurangan sinar kharisma, bukan begitu?
Jika tulisan kali ini terasa berat, ah justru ini ringan sekali, sobat. Bahkan keterlaluan ringan dan praktis, sampai-sampai Anda tidak sadar kalau sudah melakukannya nanti.
Salam revolusi cinta,

Cara Cepat Memikat Wanita Idaman

Cara Cepat Memikat Wanita Idaman
Apa yang anda pikirkan ketika bertemu wanita cantik di busway, mall, kampus, sekolah, dan tempat-tempat umum lainnya. Pastinya anda ingin mendekatinya dan menyapanya dan bilang padanya “kamu cantik sekali dan aku suka kamu” atau hanya diam saja dan memandangnya dari kejauhan sambil berharap dan mengandai-andai. Apakah dengan cara begitu dia langsung terpikat? Pastinya Anda tahu jawabannya…
Hei kawan memikat wanita idaman atau wanita cantik tidak harus membutuhkan pemikiran yang lama, tentunya ada tindakan cepat dari anda dan anda tidak ingin membuang kesempatan emas itu, bukan?
Ooops…tunggu dulu tentunya ada teknik ampuh pada tindakan cepat tersebut bukan berarti dengan mantra dukun ataupun pelet dan sebagainya, maka anda membutuhkan artikel ini yang akan menjabarkan tips dan trik praktis cara cepat memikat wanita idaman anda.
1. Percaya diri
Ini adalah modal yang paling penting dan utama yang harus dimiliki pria untuk memikat hati sang pujaan, bukan artikel ini saja yang menyarankan untuk PeDe tapi motivator sekelas Mario Teguh pun tentu akan berkata hal yang sama. Ketahuilah, wanita paling peka pada masalah ini dia pasti langsung tahu kalo anda nervous   ketika berbicara dengannya, seakan-akan ada antena dikepalanya yang mengirimkan sinyal ke isi otaknya. Maka anda perlu mengasah kepercayaan diri dengan sering ngobrol setiap kali bertemu orang entah itu satpam sekolah/kampus, tukang gorengan, atau mungkin juga kenek bis/angkot yang ada tumpangi. Dengan sendirinya pede kalian akan meningkat.
2. Buatlah Wanita idaman Anda tertarik sejak 7 detik pertama
Wow…kok bisa? Yup, sangat bisa sebab kesan pertama menentukan hasil akhir, inilah fase krusial yang bisa menggolkan ke tahap selanjutnya kalau dari awalnya aja si doi udah ilfil apalagi langkah berikutnya. Terus gimana dong? Berusahalah selalu tampil oke, keren dimana pun anda berada. Keren bukan berarti ganteng, tampan, atau bla bla bla..tapi, memakai busana yang up-to-date dan matching dengan kalian tidak gedean dan tidak kekecilan, PAS dan jangan lupa harus wangi. Kenapa harus tampil keren? Supaya anda lebih pede…. it’s so simple.
3. Hampiri dan ajak ngobrol yang asyik
Jika anda sudah siap dengan 2 langkah diatas maka inilah tahap berikutnya. Inget apa kata Gubernur DKI jakarta yang baru Pak Jokowi  “langsung eksekusi” jangan terlalu banyak mikir dan planning langsung saja ajak perempuan itu ngobrol asyik, seru, fun, ini akan membuat si wanita merasa welcome and friendly terhadap anda dan keadaan menjadi cair. Rata-rata kebanyakan pria tidak tahu harus memulai dari mana dan akhirnya selalu berspekulasi didalam pikiran-pikiran mereka dengan kalimat-kalimat pecundang ‘ah takutnya’, ‘mana mungkin nih cewek mau ama gue’, ‘ah gila doi tajir mampus bisa-bisa gue kebanting’. Brother..itu hanya ilusi yang ada di otak anda. Sebuah perusahaan riset Amerika baru-baru ini melakukakan studi tentang perjodohan 70 persen diantara perempuan yang mengisi kuesioner survei menyatakan bahwa uang dan ketampanan bukanlah faktor penentu yang menyebabkan mereka untuk membuat hubungan dengan seorang laki-laki. Bukankah itu kabar baik buat anda?
memikat wanita idaman 300x200 Cara Cepat Memikat Wanita Idaman
memikat wanita cantik
Yup, tiga langkah sudah dijabarkan dengan sejelas-jelasnya dan sedetil-detilnya untuk memikat wanita idaman Anda. Sobat, perlu anda ketahui Wanita idaman hanya tertarik dengan Pria Idaman, maka dari itu mulailah dari sekarang menjadi laki-laki yang mempunyai value di mata semua orang dan tentunya menjadi idaman setiap wanita. SSsst…..satu rahasia besar lagi, Anda harus punya KHARISMA, itu yang membuat Luna Maya tak bisa berkata-kata ketika ditanya kenapa sangat cinta dan begitu menggilai Ariel Peterpan Noah dan bukan Luna dan Cut Tari saja, pastinya semua wanita pun menganggukkan kepalanya walaupun ada sebagian wanita yang menyangkalnya tapi didalam hatinya kagum icon smile Cara Cepat Memikat Wanita Idaman . Pertanyaan besarnya sekarang adalah bagaimana menciptakan kharisma itu, ah.. sayangnya tidak dijelaskan disini, Anda harus belajar kepada ahlinya Ronald Frank dia sudah mencetak ratusan pria yang mempunyai nilai dan berkharisma so pasti digilai wanita-wanita cantik. Apa yang akan diajarkan: Cara ngobrol asyik dengan wanita asing, Cara PDKT yang ampuh, Menjadi Pria Berkharisma, mengetahui tanda-tanda dia suka kamu, dan masih banyak lagi. Bergurulah dengan Ronald Frank sobat tentang menumbuhkan kharisma, bukankah anda butuh cara cepat memikat wanita? Dengan kharisma anda tidak butuh cara-cara lagi dalam memikat sang pujaan, lihatlah bagaimana vokalis Noah tersebut…apakah dia pernah mengejar wanita? Jawabannya TIDAK…malah sebaliknya.
Semoga Bermanfaat.